Senin, 10 Januari 2011

Arti kehidupan

Kehidupan tak slalu menjadi sempurna seperti apa yang slalu diinginkan oleh setiap makhluk hidup. Bagai debu yang ditiup oleh angin,kehidupan terbang dan akan berhenti saat takdir akan menghentikanya. Diatas bumi kaki ku berpijak dan melangkah menapak mencari apa itu kehidupan. Saat kuberjalan ku menatap sebuah pohon besar yang ku temui dalam perjalanan ku dan ku tanya pa tu arti kehidupan padany dan ia menjawab" Kehidupan hanyalah tumbuh saat ada setetes embun".Setelah mendapatkan jawaban itu aku pergi dan kembali melanjutkan langkah ku. Namun di tengah jalan aku bertemu dengan seekor burung merpati yang sedanng terbang, saat ku tnya padanya apa arti kehiduan itu ia menjawab" Terbanglah engkau jika bisa saat itu kamu akan tau arti kehidupan". Jawaban dari pohon dan merpati itu tak dapat memuaskan hati yang penuh akan tanya. Lama aku berjalan kini siang bergulir menjadi malam. Langkah ku terhenti disebuah gubuk kecil, saat ku rebah kan raga yang telah berjalan, aku melihat setitik cahaya di tengah langit malam yang hitamm aku bercerita padany apa yang aku dapat dalam perjalanan ku, dan ku pertanyakan pertanyaan ku padanya, ia menjawab" Kehidupan bukan hanya tumbuh atau terbang,arti kehidupan bagi setiap makhluk itu berbeda dan engkau akan tau apa arti kehidupan saat kau bisa menggunakan setiap hembus nafas mu dengan perbuatan yang baik".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar